Saturday, April 5, 2025

Hewan Kurban di Sulawesi Tenggara: Stok dan Kesehatan Aman

KENDARI – Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan ketersediaan ternak sapi maupun kambing di Sultra bisa memenuhi kebutuhan kurban Idul Adha 1444 Hijriah/2023 Masehi.

Bahkan kata Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Sultra, La Ode Muhammad Jabal bahwa tahun ke tahun ketersediaan sapi kurban di Sultra mengalami surplus.

Tercatat pada hari raya idul adha 1443 Hijriah/2022 Masehi, hewan ternak siap kurban di 17 kabupaten/kota di Sultra mencapai 26.861 ekor, dengan rincian sapi 17.714 ekor dan 9.147 kambing.

Kabupaten Muna, Konawe Selatan dan Konawe mendominasi asal ternak-ternak tersebut.

Sementara ternak sapi yang dijadikan qurban sebanyak 7.155 ekor dan ternak kambing 2.586 ekor.

Ternak sapi di RPH Kendari. Foto: Mus/Online1

“Ketersediaan sapi maupun kambing di Sulawesi Tenggara dari tahun ke tahun kita mengalami surplus dan tahun ini kita tidak khawatirkan tentang ketersediaan daging qurban,” ucap Muhammad Jabal.

Muhammad Jabal memperkirakan kebutuhan ternak sapi maupun ternak kambing untuk idul adha tahun ini tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya sehingga dipastikan aman.

Selain stok yang aman, Distannak Sultra juga menjamin ternak sapi dan kambing yang dijadikan kurban aman untuk dikonsumsi karena sebelum hari dilakukan pemotongan atau seminggu sebelum idul adha pihaknya turun melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban.

Pengecekan kesehatan sebelum pemotongan kata Muhammad Jabal sudah menjadi agenda rutin setiap tahun Distannak Sultra dan kabupaten kota.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distanak Sultra, La Ode Muhammad Jabal. Foto: Mus/Online1

Lanjut Muhammad Jabal, biasanya sepekan sebelum penyembelihan pihaknya mendatangi rumah potong hewan (RPH) atau tempat penampungan hewan untuk melakukan pengambilan sampel darah pada ternak calon hewan kurban dan diuji.

Selain itu pihaknya juga melakukan pemberian obat-obatan, vitamin pada ternak. Tujuannya agar mencegah sapi kurban terjangkit cacing pita dan cacing hati saat disembelih nanti.

Pos Terkait :  Yudhi Gemoynya Kendari Sukses Gelar Jalan Sehat yang Dihadiri Ribuan Warga

kegiatan pemberian obat dan vitamin bagi hewan ternak seperti sapi dan kambing akan terus dilakukan hingga mendekati idul adha kepada seluruh peternakan. Tujuannya memberikan daya tahan tubuh pada ternak ketika akan dilakukan pemotongan.

Upaya yang dilakukan Distanak Sultra dalam memastikan keamanan hewan kurban untuk dikonsumsi memberikan hasil positif. Tahun lalu misalnya, Distannak tidak mendapatkan laporan bahwa ada hewan kurban yang mengalami gangguan pada kesehatannya.

Laporan: Mus

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest Articles